Strategi Penataan Barang Agar Minimarket Tidak Sumpek

Memiliki bisnis minimarket memang tidak mudah, tetapi dapat menjadi tantangan bagi mereka yang suka strategi bisnis. Memang terlihat mudah, hanya membuka toko, menata barang pada rak minimarket kemudian menunggu pembeli datang. Apalagi jika membuka minimarket rumahan, dengan harga yang lebih rendah maka akan menarik banyak pengunjung. Sayangnya, tidak akan semudah itu untuk merintis bisnis minimarket. Perlu strategi dan target yang matang agar bisnis berjalan dengan lancar tanpa menemui hambatan, atau parahnya hingga gulung tikar.

Merintis bisnis minimarket rumahan tetap harus memperhatikan lokasi yang strategis serta tingkat kebutuhan masyarakat. Barang-barang yang mudah dijual adalah kebutuhan sehari-hari, seperti sembako, alat mandi, dan kebutuhan lainnya. Minimarket memang tidak selengkap swalayan yang menyediakan lebih banyak kebutuhan, tetapi minimarket dapat dijadikan tujuan pertama ketika seseorang membutuhkan sesuatu mendadak. Penataan barang yang bagus juga membuat pembeli nyaman berbelanja. Jika Anda masih mencari referensi penataan barang yang sesuai dengan minimarket Anda, akan kami berikan tipsnya.

– Pengaturan cahaya dan warna ruangan
Pengaturan cahaya, baik lampu maupun cahaya matahari, yang tepat akan membuat pembeli merasa nyaman ketika berbelanja. Pembeli mudah mencari barang, tidak terlalu silau ataupun gelap. Oleh karena itu, disarankan menggunakan warna putih untuk tembok, lantai, serta plafon. Selain itu, toko Anda akan terlihat birsih dan rapi. Anda juga bisa menghemat listrik karena tidak memerlukan banyak lampu.

– Penempatan rak minimarket
Penempatan rak minimarket menjadi salah satu faktor penting agar toko Anda nyaman. Biasanya posisi rak diatur berjejer agar terlihat rapi dan membuat pembeli lebih mudah berlalu lalang. Pemilik toko juga lebih mudah mengawasi, baik secara langsung maupun melalui kamera CCTV. Penataan rak minimarket yang terlalu ribet akan membuat ruangan tampak sempit dan menyulitkan pembeli dalam berbelanja.

– Susun barang berdasarkan klasifikasi produk
Susun barang berdasarkan klasifikasi produk yang dijual. Hindari mencampurkan kelompok barang yang akan membingungkan pembeli. Misalnya, atur bagian makanan dan sembako menjadi satu, produk kecantikan dan kebutuhan mandi menjadi satu bagian, dan seterusnya. Hal ini menghindari pembeli yang berulang kali ke tempat yang sama karena mencari barang yang sebenarnya ada, hanya saja tidak mudah ditemukan.

Bagaimana? Tips ini cukup sederhana, ‘kan? Semoga dapat membantu memudahkan Anda dalam menjalani bisnis minimarket.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *